ADSENSE Link Ads 200 x 90
ADSENSE 336 x 280
JAKARTA - Wakapolres Metro Jakarta Barat AKBP Adex Yudiswan mengatakan pihaknya telah melakukan rekonstruksi atau reka ulang penangkapan Ridho Rhoma (RR) dalam kasus narkoba, Senin (27/3/2017).
Rekonstruksi tersebut terdiri dari 13 adegan mulai dari penangkapan hingga penggeledahan.
"Semuanya disetujui oleh RR dan saksi-saksi, sehingga proses itu berjalan dengan baik dan selesai," kata Adex ketika dihubungi, Senin.
Dalam rekonstruksi tersebut, Ridho dan para saksi memeragakan detik-detik penangkapan pada Sabtu (25/3/2017) sekitar pukul 04.00 WIB.
Awalnya, Ridho turun dari mobilnya, lalu melangkah ke lobby Hotel Ibis, Tanjung Duren, Jakarta Barat.
Ketika baru akan naik ke atas menggunakan lift, Ridho dibekuk oleh Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Barat.
Ridho kemudian diminta menunjukkan di mana ia menyimpan narkoba.
Polisi mendapati sabu seberat 0.76 gram di paper bag warna cokelat yang disimpan di jok depan kiri mobil Honda Civic yang ditumpangi Ridho.
Selain itu, ditemukan pula alat hisap jenis bong.
"Sabu seberat 0,76 gram hasilnya positif," ujar Adex.
Rekonstruksi ini dilakukan untuk melengkapi berkas Ridho.
Adex mengatakan kasus ini tetap diproses meski pihaknya sudah menerima permohonan rehabilitasi dari Ridho.
"Permohonan rehab sudah kami terima suratnya. Kami akan proses sesuai aturan yang berlaku," ujar Adex.
Pemeriksaan yang dilakukan pihak kepolisian Polres Metro Jakarta Barat kepada pedangdut, Ridho Irama, memakan waktu hingga pukul 03.00 WIB dini hari, Minggu (26/3/2017).
Pemeriksaan tersebut dilakukan secara marathon oleh pihak kepolisian sejak Ridho ditangkap di sebuah hotel di lobi sebuah hotel di Jalan Daan Mogot, Pesing, Jakbar, Sabtu (25/3/2017) subuh.
Berdasarkan keterangan kakaknya, Debby Irama, pemeriksaan tersebut membuat anak Raja Dangdut, Rhoma Irama, ini merasa kelelahan.
Keduanya sempat mengobrol santai, namun Debby tidak menanyakan secara mendalam mengenai kronologis kejadian.
"Kita ke sini cuma untuk mengembalikan kondisi psikologis Ridho. Kita cuma memberi dukungan untuk Ridho," ujar kuasa hukum Ridho Rhoma, Krisna Murti.
Debby sendiri mengaku kaget atas kasus yang menimpa adiknya.
Dirinya juga tidak pernah melihat Ridho merokok atau meminum minuman keras selama ini.
Bahkan menurutnya selama ini adiknya merupakan sosok yang rajin solat.
Dalam pertemuan itu, kepada Debby, Ridho meminta untuk dibawakan makanan kesukaannya yakni masakan Arab.
Salah satu masakan Arab yang menjadi favorit adiknya, adalah nasi kebuli.
"Besok (hari ini) saya mungkin mau bawain dia makanan kesukaannya. Dia kan suka makanan Arab, penginnya sih dibawain nasi kebuli besok," ungkap Debby.
Namun Debby ragu untuk membuatkan nasi kebuli karena harus membantu ayahnya, Rhoma Irama menyiapkan Soneta di Ancol, Jakarta Utara.
Dalam kesempatan itu juga pihak kuasa hukum memastikan bahwa kliennya, Ridho, bukan pengedar narkoba. Ridho ditangkap bersama MS, yang diduga sebagai pengedar.
"Kepada kita dia mengatakan bukan pengedar, yang pasti dia korban," ujar Krisna.
Pihak keluarga melalui tim kuasa hukum Ridho akan mengajukan permintaan rehabilitasi kepada pihak kepolisian, Senin (27/3/2017) hari ini. Rencananya assesment tersebut akan dilakukan pada pukul 09.00 WIB.
Jika assesment tersebut diterima, kemungkinan besar Ridho akan menjalani rehabilitasi sebagai pengguna narkoba.
"Dia korban, kita akan melakukan assesment untuk rehabilitasi, kami sudah koordinasi dengan BNN. Dia sudah sampaikan bukan penggedar," jelas Krisna.
Sumber:
0 Response to "TERBONGKAR Fakta Baru,Rekontruksi Ridho Rhoma Dibekuk Ketika Akan"
Post a Comment