ADSENSE Link Ads 200 x 90
ADSENSE 336 x 280
| image by kriminalitas.com |
Jakarta – Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Setyo Wasisto menyebut, insiden pemboman di halte bus Transjakarta, Kampung Melayu, merupakan dampak dari serangan teror global yang terjadi.
Menurut Setyo, serangan yang menewaskan satu anggota Polri, Bripda Taufan ini ada hubungannya dengan serangan teror di konser Ariana Grande, Manchester, Inggris beberapa waktu lalu.
”Kemudian negara tetangga kita Filipina kelompok ISIS menyerang kota Marawi.
Kami sudah siap tapi tak bisa memastikan kapan serangannya,” kata Setyo di Jalan Jatinegara Raya, Kampung Melayu, Jakarta Timur, Kamis (25/5/2017).
Setyo melanjutkan, serangan teror ini belum bisa dilatarbelakangi oleh serangan ISIS.
Namun, dia mengklaim kalau kelompok ini termotivasi serangan di sejumlah tempat.
Sebelumnya, dua buah ledakan terjadi kawasan Kampung Melayu, Jakarta Timur, pukul 21.00 malam. Beberapa warga menyebut itu adalah bom.
Dalam kejadian ini, dua orang tewas yakni satu pelaku dan satu polisi. Sementara, empat orang warga sipil dan empat anggota Polri juga terluka. [krm]
Scroll ke bawah untuk berita lainnya.
0 Response to "TEROR Bom di Konser Ariana Grande Masih Satu Jaringan Dengan Bom Kampung Melayu Yang Polisi Duga"
Post a Comment